Pernyataan Sikap KOALISI NASIONAL TOLAK RUU PERMUSIKAN

Pernyataan Sikap
KOALISI NASIONAL TOLAK RUU PERMUSIKAN

Tolak RUU Permusikan
Tidak Perlu dan Justru Berpotensi Merepresi Musisi

Jakarta, Minggu, 3 Februari 2019. Kami, Koalisi Nasional Tolak RUU Permusikan selaku para pelaku musik Indonesia, menyatakan Menolak RUU Permusikan untuk diundangkan. Setelah membaca dan menelaah naskah RUU Permusikan saat ini, kami merasa tidak ada urgensi bagi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) dan Pemerintah untuk membahas dan mengesahkannya untuk menjadi Undang-Undang. Sebab, naskah ini menyimpan banyak masalah fundamental yang membatasi dan menghambat dukungan perkembangan proses kreasi dan justru merepresi para pekerja musik. Kami tetap mendukung upaya menyejahterakan musisi dan terbentuknya ekosistem industri musik yang lebih baik, hanya caranya bukan dengan mengesahkan RUU ini.

Secara umum, RUU Permusikan ini memuat Pasal yang tumpang tindih dengan beberapa Undang-Undang yang ada seperti: Undang-Undang Hak Cipta, Undang-Undang Serah-Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam, dan Undang-Undang ITE. Lebih penting lagi, RUU ini bertolak belakang dengan Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan, serta bertentangan dengan Pasal 28 UUD 1945 yang menjunjung tinggi kebebasan berekspresi dalam negara demokrasi. Danilla Riyadi menambahkan, “Kalau musisinya ingin sejahtera, sebetulnya sudah ada UU Pelindungan Hak Cipta dan lain sebagainya dari badan yang lebih mampu melindungi itu; jadi untuk apa lagi RUU Permusikan ini.”

Kami menemukan setidaknya 19 Pasal yang bermasalah. “Mulai dari ketidakjelasan redaksional atau bunyi pasal, ketidakjelasan “siapa” dan “apa” yang diatur, hingga persoalan mendasar atas jaminan kebebasan berekspresi dalam bermusik” papar Rara Sekar. Di antaranya adalah sebagai berikut:

Pertama, Pasal karet. Seperti sudah dikritisi oleh sesama pelaku musik lainnya dan media, Pasal 5 memuat kalimat yang penuh dengan multi interpretasi dan bias, seperti “mensita, melecehkan, menodai, dan memprovokasi.” Menurut Cholil Mahmud dari Efek Rumah Kaca, “Pasal karet seperti ini membukakan ruang bagi kelompok penguasa atau siapapun untuk mempersekusi proses kreasi yang tidak mereka sukai”. Selain itu, pasal ini bertolak belakang dengan semangat kebebasan berekspresi dalam berdemokrasi yang dijamin oleh konstitusi NKRI yaitu UUD 1945. Dalam konteks ini, penyusun RUU Permusikan telah menabrak logika dasar dan etika konstitusi dalam negara demokrasi, dan justru menciptakan iklim negara otoritarian “Ini kan gaya Orde Baru,…..” tambah Jason Ranti.

Kedua, Memarjinalisasi musisi independen dan berpihak pada industri besar. Pasal yang mensyaratkan sertifikasi pekerja musik berpotensi memarjinalisasikan musisi yang tidak sesuai dengan pasal ini. Demikian juga Pasal 10 yang mengatur distribusi karya musik. Dengan tidak memberikan ruang kepada musisi untuk melakukan distribusi karyanya secara mandiri, Pasal ini sangat berpotensi memarjinalisasi musisi, terutama musisi independen. Menurut Jason Ranti, dengan mengatur tentang cara distribusi musik melalui ketentuan yang hanya bisa dijalankan oleh industri besar, maka Pasal ini menegasikan praktek distribusi karya musik yang selama ini dilakukan oleh banyak musisi yang tidak tergabung dalam label atau distributor besar. “Ini kan curang,” tambah Jason Ranti. Selain itu, Endah Widiastuti dari Endah and Rhesa menambahkan bahwa “Referensi pembuatan RUU ini tidak paham gerakan dan nafas kelompok musik bawah tanah.”

Ketiga, Memaksakan kehendak dan mendiskriminasi. Bagian uji kompetensi dan sertifikasi dalam RUU Permusikan adalah cerminan pemaksaan kehendak dan berpotensi mendiskriminasi musisi. Di banyak negara, praktek uji kompetensi bagi pelaku musik memang ada, namun tidak ada satupun negara dunia ini yang mewajibkan semua pelaku musik melakukan uji kompetensi. Mondo Gascaro menjelaskan bahwa “Lembaga sertifikasi yang ada biasanya sifatnya tidak memaksa pelaku musik, tetapi hanya pilihan atau opsional”. Selain itu, pasal-pasal terkait uji kompetensi ini berpotensi mendiskriminasi musisi autodidak untuk tidak dapat melakukan pertunjukan musik jika tidak mengikuti uji kompetensi.

Keempat, Hanya memuat informasi umum dan mengatur hal yang tidak perlu diatur. Beberapa Pasal memuat redaksional yang tidak jelas mengenai apa yang diatur dan siapa yang mengatur. Misalnya, Pasal 11 dan 15 hanya memuat informasi umum tentang cara mendistribusikan karya yang sudah diketahui dan banyak dipraktekkan oleh para pelaku musik serta bagaimana masyarakat menikmati sebuah karya. Kedua Pasal ini tidak memiliki bobot nilai yang lebih sebagai sebuah Pasal yang tertuang dalam peraturan setingkat Undang-undang. Demikian pula dengan Pasal 13 tentang kewajiban menggunakan label berbahasa Indonesia. Wilayah karya musik merupakan karya seni. “Seni itu sendiri merupakan bahasa, sehingga penggunaan label berbahasa Indonesia pada karya seni seharusnya tidak perlu diatur” tambah Puti Chitara.

Setelah kami baca lebih jauh, ketidakbetulan itu ternyata ada di banyak pasal. Mulai dari pasal 4, 5, 7, 10, 11, 12, 13, 15, 18, 19, 20, 21, 31, 32, 33, 42, 49, 50, 51, dan masih banyak lagi. Kesalahan – kesalahan ini menunjukkan kekurangpahaman para penyusun naskah RUU Permusikan tentang keanekaragaman potensi dan tantangan yang ada di dunia musik. “Dengan kata lain, banyaknya pasal yang mengatur hal yang tidak perlu diatur ini menunjukkan bahwa RUU Permusikan ini tidak perlu” tegas Arian 13 dari band Seringai.

“Tujuan RUU ini jelas banget berpihaknya ke mana; yang mau dipadamkan jelas kebebasan berekspresi, berkarya, dan berbudaya serta manfaat ekonomi yang bisa dihasilkan dari situ oleh individu-individu” tegas Mondo Gascaro. Maka dari itu, sebaiknya rancangan Undang-Undang ini dibatalkan.

Salam bebas berekspresi, bebas bermusik!

=======

Official Statement
(NATIONAL COALITION AGAINST THE MUSIC-MAKING BILL (KOALISI NASIONAL TOLAK RUU PERMUSIKAN)

Rejection of the Music-making Bill (RUU Permusikan)
Unnecessary and Potentially Repressive for Musicians

Jakarta, Sunday, 3 February 2019. We, the National Coalition Against the Music-making Bill and makers of Indonesian music, hereby assert our rejection of a proposed Bill targeting music-making and the music profession in Indonesia. After carefully reviewing the current draft bill, we assert that there is no reason for the urgency of the House of Representatives (DPR RI) or the Government to discuss and ratify this Bill to become Law. The contents of this Bill reflect many fundamental problems and misunderstandings that limit and obstruct the creative process and repress music workers. We continue to support efforts to improve the welfare of musicians and the formation of a better music industry ecosystem. But ratifying this bill is not the way.

The Draft Bill on Music-making contains several articles that are redundant with existing Indonesian laws, including the Intellectual Property Law, the Handover Law on Print and Recorded Works, and the Electronic Information and Transactions Law. More importantly, this Bill contradicts the Cultural Advancement Law, as well as Article 28 of the 1945 Constitution upholding freedom of expression in our democratic country. According to musician and songwriter Danilla Riyadi’s, “Musicians’ desire and right to profit from their work is already addressed by the Intellectual Property Protection Law and others that are better suited to protecting creativity; so what is the need for this Music-making Law?”

We have identified at least 19 Articles that are problematic. “[Problems include] the editorial obscurity and the tone of certain Articles, a lack of clarity on “who” or “what” is to be regulated, and the fundamental problem of violating freedom of expression in music,” comments musician and songwriter Rara Sekar.

We reject this bill on the following grounds:

First, the Bill is full of “rubber articles” (pasal karet) that lack clear parameters or benchmarks. For example, as several musicians and the media have already charged, Article 5 contains sentences that are open to diverse interpretations and biases. An example is the prohibition on “confiscating, harassing, tarnish, and provoking.” According to Cholil Mahmud of band Efek Rumah Kaca, “Rubber articles like this give the ruling group or anyone else the power to persecute any creative process they do not like.” In addition, this Bill contradicts the spirit of the freedom of expression that defines democracy and is guaranteed by the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia. “In this context, the Draft Bill violates both basic logic and constitutional ethics in our democratic country and has renewed the climate of the New Order as an authoritarian state,” comments musician, songwriter, and music director Jason Ranti.

Second, the bill marginalizes independent musicians and sides with big business. It contains an Article requiring the certification of music workers, which has the potential to disenfranchise musicians who are not in compliance. Article 10 also regulates the distribution of musical works. By forbidding musicians to distribute their work independently, the Article will likely negatively impact musicians—particularly independent creative workers. According to Ranti, by regulating that music may only be distributed through provisions can only be carried out by major companies, this Article prohibits the efficient music distribution practices that are currently carried out by musicians who are not affiliated with major record labels or distributors. “This is cheating,” claims Jason Ranti. Endah Widiastuti of Endah n’ Rhesa comments, “This reference within the Draft Bill shows a clear lack of understanding about what gives life to underground music scenes.”

Third, the Music-making Bill is obtrusive and discriminatory. The section requiring a competency test and certification is a reflection of forced will and has the potential of sanctioning bias against many musicians. Competency testing for musicians does exist in some countries, but it is generally a part of formal education and certainly not compulsory for all musicians. Musician, songwriter, music director, and producer Mondo Gascaro explains, “Existing certification institutions usually do not force musicians, but only offer the choice or option of pursuing certification.” The Article outlining a competency test has the potential to discriminate against self-taught musicians and prevents those who do not pass the test from creating and performing music.

Fourth, the Bill contains nonspecific mandates and regulates things that do not need to be regulated. Some Articles contain unclear language on what is to be regulated and by whom. For example, Articles 11 and 15 contain basic information about how to distribute works—processes that are already well-known and widely practiced by professional musicians to provide audiences with the opportunity to enjoy their works. Both of these Articles lack the substance and clarity required for regulation at the level of Law. Similarly, Article 13 concerning the obligation to use the Indonesian language on labeling is problematic. Musical creation constitutes artistic creation. “Art itself is a language, so the requirement of the Indonesian language for artwork labeling is unnecessary,” explains musician, songwriter, and music director Puti Chitara.

After a thorough review of the Draft Music-making Bill, we have identified numerous incorrect and inappropriate Articles, including Article 4, 5, 7, 10, 11, 12, 13, 15, 18, 19, 20, 21, 31, 32, 33, 42, 49, 50, and 51. The numerous errors reflect a lack of understanding by the drafters of Bill on the nature of professional music-making, the potential for creative diversity, and the real challenges that exist in the world of music-making. “In other words, the many Articles that regulate things that do not need to be regulated indicate that the Music-making Bill is unnecessary,” states Arian 13 of the band Seringai.

“Based on the Bill’s goals, it is clear on which side we must stand: We must maintain the freedom of expression, freedom to create, and freedom to produce culture so that we can conetinu to reap the many economic benefits generated by creative workers,” adds Gascaro. Therefore, the proposed bill must be retracted.

Let us be free to express ourselves, and free to make music!

Koalisi Nasional Tolak RUU Permusikan
1. Rara Sekar – Penyanyi, Penulis Lagu
2. Puti Chitara – Musisi, Penyanyi, Penulis Lagu, penata musik
3. Danilla Riyadi – Penyanyi, Penulis Lagu
4. Kartika Jahja – Penyanyi, Penulis Lagu
5. Nastasha Abigail – Penyanyi, Penulis Lagu, aktif di komunitas seni
6. Endah Widiastuti – Penyanyi, Penulis Lagu, pegiat komunitas musik
7. Cempaka Surakusumah – Penyanyi, musisi
8. Sukma Raya – Produser, ahli Tata Rekam, penata musik
9. Irma Hidayana – Penyanyi, Penulis Lagu
10. Jason Ranti – Penyanyi, Penulis Lagu, penata musik
11. Cholil Mahmud (Efek Rumah Kaca) – Penyanyi, Penulis Lagu, penata musik, produser
12. Popie Airil (Efek Rumah Kaca) – Penyanyi, Musisi, Penulis Lagu, penata musik, produser
13. Akbar Bagus (Efek Rumah Kaca) – Musisi, Penulis Lagu, penata musik, produser
14. Arian 13 (Seringai) – Vokalis, Penulis Lagu,
15. Billy Saleh – Penyanyi, Musisi, Penulis Lagu
16. Mondo Gascaro – Penyanyi, Penulis Lagu, penata musik, produser
17. Oomleo Berkaraoke – Musisi, Penulis Lagu,
18. Wendi Putranto – Manajer Band, Penulis
19. Dimas Ario – Manajer Band, Kurator Musik
20. Ricky Siahaan (Seringai) – Musisi, Penulis Lagu
21. Lafa – Musisi, Produser
22. Agustinus Panji Mardika – Musisi
23. Muhammad Asranur – Musisi, Pencipta Lagu
24. Edita Atmadja – Musisi, Ilustrator Cover Album
25. Gerald Situmorang – Musisi, penulis lagu, penata musik, produser
26. Marco Steffiano – Musisi, penulis lagu, penata musik, produser
27. Cabrini Asteriska Widiantini – Penyanyi, penulis lagu
28. Awan Garnida – Musisi, Penyanyi (Sore Band)
29. Bemby Gusti – Musisi, penyanyi, penulis lagu, penata musik, produser musik (Sore Band)
30. Ade Firza Paloh – Musisi, penyanyi, penulis lagu, penata musik (Sore Band)
31. Jerinx (SID-Devil Dice): Penyanyi, Musisi, Penulis Lagu, Penata Musik
32. Rossi Rahardian – Musisi, Sound Engineer
33. Muksin Sopyan (Riot Cub) – Pemusik, Pencipta Lagu
34. Felix Dass – Penulis, Pegiat Musik,
35. Rhesa Aditya (Endah and Rhesa) – Musisi, Penulis Lagu, Penata Musik
36. Che Cupumanik – Penyanyi, Musisi, Penulis Lagu, Penata Musik
37. Adrian Adioetomo – Penyanyi, Musisi, Penulis Lagu
38. M. Rizky Lazuardi – Musisi, Live Mixing Engineer
39. Gede Robi (Navicula) – Penyanyi, Musisi, Penulis Lagu, Penata Musik
40. Dadang (Navicula) – Penyanyi, Musisi, Penulis Lagu, Penata Musik
41. Khrisnanda Adipurba (Navicula) – Musisi, Penata Desain & Artwork
42. Palelatmoko (Navicula) – Penyanyi, Musisi, Penulis Lagu, Penata Musik
43. Made Mawut – Penyanyi, Musisi, Penulis Lagu
44. Guna Warma – Penyanyi, Penulis Lagu
45. Man Angga – Penyanyi, Penulis Lagu
46. Tjokorda bagus – penyanyi, penulis lagu
47. Teguh Wicaksono – Sounds from the Corner & Archipelago festival
48. Shera Rindra – manager band, pekerja kreatif.
49. Saleh Husein – Musisi, Penulis lagu, Penyanyi
50. Bie Paksi (Wake Up Iris!) – Penyanyi, Musisi, Penulis Lagu, Penata Musik
51. Vania Marisca (Wake Up Iris!) – Penyanyi, Musisi, Penulis Lagu
52. Adi Adriandi (Gufi) – Manajer Band, Penggiat Komunitas Seni dan Musik Jogjakarta
53. Eben (Burgerkill) – Gitaris, Penulis Lagu, Penata Musik, Produser
54. Nikita Dompas – musisi, produser, music director
55. Samack – Penulis, Penggiat Komunitas Musik Malang
56. Petrus Briyanto Adi (Adoy) – Musisi, Penulis Lagu, Pengajar Musik, Penata Musik, Penggiat Komunitas Musik
57. Bonita – Penyanyi, Penulis Lagu, Penggiat Komunitas Musik
58. Reda Gaudiamo – Penyanyi, Musisi, Penulis Lagu
59. Viki Vikranta (Kelompok Penerbang Roket) – Musisi, Penulis Lagu
60. Ucok/Morgue Vanguard – Vokalis/Rapper, Penulis Lagu, Penata Musik
61. Iga Massardi (Barasuara) – Penyanyi, Gitaris, Penulis lagu, Penata Musik
62. T.J. Kusuma (Barasuara) – Gitaris, Penulis Lagu
63. Dani S – Pekerja Rekaman
64. Rico Prayitno (Mocca) – Musisi, Penulis Lagu, Penata Musik
65. Anitha Silvia – Manajer Silampukau, penggiat komunitas musik Surabaya
66. Giovani Rahmadeva (Polka Wars) – Penyanyi, Drummer, Penulis Lagu, Penata Musik
67. Rizky Aulia Ucup – Manajer Band, Promotor Musik
68. Sammy/Bramantyo Hernomo, (Seringai) – Bassist, Penulis Lagu
69. Edy Khemod (Seringai) – Drummer, Penulis Lagu
70. Nova Ruth (Filastine & Nova) Produser Musik, Penyanyi, Musisi, Seniman Visual, Penggiat Komunitas Musik Malang
71. Oneding – Musisi, Penulis Lagu
72. Sigit Pramudita (Tigapagi) – musisi, penyanyi, penulis lagu, penata musik
73. Januar Kristianto (Vague) – Musisi, Pekerja Kreatif
74. Iksan Skuter – Penyanyi, Musisi, Penulis Lagu, Penata Musik, Produser
75. Rendi Raditya – Manajer Band, Musisi, Penggiat Komunitas Musik
76. Adry Boim (Juni Records) – pelaku industri musik, manager, produser eksekutif
77. Xandega Tahajuansya (Polka Wars) – Musisi, Pegiat Komunitas Musik
78. Karaeng Adjie (Polka Wars) – Musisi, Penulis Lagu
79. Iksal Harizal (The Panturas) – Manager, Pegiat Komunits Musik
80. Adrian Yunan – penulis lagu, penyanyi, musisi, produser
81. Junior Soemantri – musisi, penulis lagu, produser
82. Adiyat Jati – musisi, penulis lagu
83. Gatot Hendraputra – penyanyi, musisi, penulis lagu, penggiat komunitas musik Semarang
84. Surya Fikri (The Panturas) – Musisi, Penulis
85. Rizal Taufik (The Panturas) – Musisi
86. Bagus Patria(The Panturas) – Musisi, Pegiat Komunitas Musik
87. Abyan Zaki (The Panturas) – Musisi, Penulis
88. Marcell Siahaan, – Penyanyi, penulis lagu, penata musik
89. Sita Nursanti – Penyanyi dan aktor.
90. Garna Raditya – Penyanyi, Musisi, Penulis Lagu, Penata Musik, Produser
91. Gusti Arirang (Tashoora) – Penyanyi, Penulis Lagu
92. Danang Joedodarmo (Tashoora) – Musisi, Penulis Lagu
93. Mahesa Santoso (Tashoora) – Musisi
94. Grahadea (HMGNC) – produser musik elektronik, penggiat startup, entrepreneur
95. Iit (Omuniuum) – Pegiat musik, Distributor musik Independen
96. Febrian Mohammad – Musisi, Penulis Lagu
97. Prihatmoko Moki – Musisi, Penulis Lagu, Ilustrator
98. Vira Talisa – Penyanyi, Musisi, Penulis Lagu
99. Rudolf Dethu – Manajer Band, Budayawan Kultur Pop
100. Stephanus Adjie(Down For Life) – Vokalis, Penulis Lagu
101. Danie Satrio – Penulis, Musisi
102. Yuka D. Narendra – Produser Musik, Akademisi,
103. Petra Sihombing – Musisi, Penulis Lagu, Produser
104. Shena Malsiana – Penyanyi, Penulis Lagu
105. Akram Satata – Tim manajemen band, Tim Produksi Musik
106. Mohammed Kamga (Dekat) – Penyanyi, Penulis Lagu, Produser
107. Chevrina Anayang (Dekat) – Penyanyi, Penulis Lagu
108. Tahir Hadiwojoyo (Dekat) – Rapper, Penulis Lagu
109. Pananingtyas Prabantari – Manager musik
110. Dimas Wijaksana (Mr. Sonjaya, Bendi Harmoni) – penyanyi, penulis lagu
111. Windy Eka Pramudya – Wartawan
112. Dikky Mochamad Dzulkarnaen (Gugat, Forgotten) – manajer, vokalis, pemain musik tradisional
113. Ajeng Maulidari (Brotherwolf Sistermoon) – vokalis, penulis lagu
114. Hendra Ramadhan (Karinding Attack) – vokalis, pemain musik tradisional
115. Gugun Raya (Gugat) – gitaris
116. Anggung Suherman (Bottlesmoker) – Musisi, Pencipta Lagu
117. Ryan “Nobie” Adzani (Bottlesmoker) – Musisi, Pencipta lagu
118. Fajar Merah – Penyanyi, Musisi, Penulis Lagu, Penata Musik, Produser
119. Eky Darmawan – Musisi
120. Lucky Sarwo – Manager Musik
121. Bueno Jurnalis – Advokat
122. Doly Harahap (Syarikat Idola Remaja, Teman Sebangku) – manajer, musisi, gitaris
123. Dissa Kamajaya (Sin of Suns) – Penulis Lagu, Penata Musik
124. Sal Priadi – Penyanyi, Penulis lagu
125. Rhesa Filbert Hattu – musisi, penggiat komunitas musik Surabaya
126. Sarah Ayu Utami – penggiat label musik independent dan marketing musik, Ivy League Music
127. Windy Setiadi – musisi, accodionist, sound engineer
128. Danny Ardiono – Sound Engineer Senior, musisi, komunitas Salihara
129. Anugrah Swastadi – Musisi, Produser, Penata Musik
130. Stevano – Recording & Mixing Engineer
131. Muhammad “Gugun” Gunawan (Gugun Blues Shelter) – Musisi, Penulis Lagu
132. Teraya Paramehta – Dosen Universitas Indonesia, Mahasiswa PhD, Musisi
133. Iman Putra Fattah – Musisi, Pegiat Budaya
134. Camelia Jonathan – Musisi & penulis lagu
135. Toma (Mocca) – Bassit , pekerja musik dan produser
136. Indra Massad (Mocca) – musisi
137. Arina Ephipania (Mocca) – Penyanyi, Penulis lagu
138. Anto Arief (70sOC) – Musisi, penulis lagu, redaktur musik dan penulis
139. Izma (Lizzie) – musisi, penulis lagu
140. Christo Putra (Bangkutaman band) – Musisi, Penulis Lagu
141. Wahyu Nugroho (Bangkutaman band) – Musisi, Penulis Lagu, Jurnalis Musik, Penggiat Musik
142. Madava Rasika (Bangkutaman band) – Musisi, Jurnalis Musik
143. Adhitya Wibisana (Adhit Android) – musisi, penata suara.
144. Widi Puradiredja (Maliq and d’essentials) – Musisi, Penulis Lagu, Penata Musik, Produser
145. Rizma Arizky (Kelompok Penerbang Roket) – Manajer Musik
146. Kurnia Bayu Ajie (Kelompok Penerbang Roket) – Manajer Berita Angkasa
147. Cak Hen – Manager Nona Ria
148. Bayu (Elephant Kind) – Musisi
149. Wicak – Manager Artis Petra Sihombing
150. Sir Dandy – Seniman, musisi, penulis lagu
151. Daniel Sumarta – Manager batavia collective
152. Hendrawan Saputra – Musisi
153. Dwi Kartika Yudhaswara (Syarikat Idola Remaja) – penulis lagu, guru sekolah dasar
154. Baskara Putra (.Feast, Hindia, Darlin’ Records & Sun Eater Records) – musisi, penyanyi, penulis lagu, penata musik, pelaku industri musik & produser
155. Adrianus Aristo Haryo ‘Bodat’ (.Feast, SPM Production & Sun Eater Records) – musisi, penata musik, sound engineer, manager band, pelaku industri musik
156. Fadli Fikriawan (.Feast & Sun Eater Records) – musisi, penata musik, pelaku industri musik
157. Dicky Renanda (.Feast) – musisi, penyanyi, penata musik
158. Adnan Satyanugraha Putra (.Feast) – musisi, penata musik
159. Rifanda Khalifah Putri (.Feast & Sun Eater Records) – manager band, pelaku industri musik
160. Yudhi Arfani – Musisi, Penulis Lagu, Penata Musik, Ilustrator musik
161. Hendra Jaya Putra – Pekerja Musik
162. Sri Hanuraga – Pianis, penulis lagu, penata musik, produser
163. Marcellino Nugraha – Musisi, Produser
164. Galih Nugraha Su (Deugalih) – Musisi, penulis lagu, guru, aktifis kemanusiaan
165. Yogha Prasiddhamukti – penyanyi, penulis lagu, penulis dan editor musik, penggiat komunitas musik, pekerja kreatif, pemilik label rekaman independen
166. Tesla Manaf – Musisi, Penulis Lagu, Komposer
167. Shadu Shah – musisi, bassist
168. Henry Foundation (Goodnight Electric) – musisi, penyanyi, pencipta lagu, DJ, videografer
169. Bondi Goodboy (Goodnight Electric) – musisi, pencipta lagu, graphic designer
170. Adhiyat Fisma/Gepeng (Fisika Matematika) – musisi, pencipta lagu, manajer band, produser musik
171. Warman Nasution – Musisi
172. Elang Eby (Polyester Embassy) – Penyanyi, Penulis lagu, Penata musik, Produser
173. Nadia Yustina – Music Booking Agent
174. Neonomora – Musis, Penulis Lagu
175. Bam Mastro – Musisi, Penulis Lagu
176. Revan bramadika (Rajasinga) – drummer, penulis lagu
177. Argia Adhidhanendra – Promotor Musik (Noisewhore)
178. Teddy Adhitya – Penyanyi, Penulis Lagu, Produser
179. Kenny Gabriel – Musisi, Penata Musik, Produser
180. Tony setiaji (The Brandals) – Musisi, penyanyi, penulis lagu, penata musik, produser musik
181. Aimee Saras – penyanyi, penulis lagu, aktris
182. Jimi Multhazam (The Upstairs, Morfem) – Penyanyi, Penulis lagu, Penata Musik, Perupa
183. Stevi Item (DeadSquad/Andra & The Backbone) – Gitaris, penata musik
184. Daniel Mardhany (DeadSquad),- Vokalis, Penulis
185. Yulio Abdul Syafik (Piston) – , bassist, penata musik, penulis
186. Argi Tendo (Piston) – gitaris, penata musik
187. Oza Rangkuti (Piston) – drummer, penata musik
188. Ignatius Aditya Adhityatmaka – Peneliti Musik
189. Ankadiov Subran – Musisi, Produser, Penata Musik, Penulis Lagu
190. Leonardo Ringgo – Penyanyi, Musisi, Penulis Lagu, Penyiar radio
191. Pratama Kusuma Putra (Mooner & Sigmun) – musisi, penata musik
192. Botfvck Yogaswara (sinsofsuns) – Penata Musik, Penata Suara
193. Fuad Rudyan – Musisi, Penata Musik
194. Hariz Lasa (Ping Pong Club) – musisi, penulis lagu
195. Ezza Rush (UTBBYS) – musisi, penata musik teater dan tari
196. Rathomi Trinugraha (HELMPROYEK) – musisi, penulis lagu
197. Jon Kastella (Syarikat Idola Remaja) – penyanyi-penulis lagu
198. Nadin Amizah (cakecaine) – penyanyi, penulis lagu, mahasiswi
199. Asep Rachman Muchlas (Wonderbra; Amakusa) – Pemain bass; penata musik; komponis; penulis lagu
200. Adhitomo Kusumo (Primata,Raksasa) – Musisi, Pencipta lagu, Pekerja Rekaman, Produser Ria Antika (Seruang) – Musisi, Pencipta lagu
201. Wizra Uchra – pemain drum
202. Achi Hardjakusumah – pemain biola
203. Azfanzadra Karim – Musisi
204. Kharis Junandharu (Silampukau) – Musisi, Penulis lagu, penyanyi
205. Eka Annash (The Brandals) – penyanyi, musisi, penulis, creative director
206. Dzulfikri Putra Malawi – Kotak Musik / Jurnalis Musik / Musisi
207. Auliya Akbar (KIEF/Revenge) – Drummer, penata musik
208. Suryo Prakoso (KIEF) – Manager
209. Bahrul Ulum Sulaksono (Godplant) – bassist, penata musik
210. Riza Prawiro (Godplant) – Gitaris, Penata Musik
211. Made Ardha Neraka – Penulis lagu, musisi otodidak, penyanyi
212. Prima Yudhistira – Penyanyi, penulis lagu
213. Made Bayak – Gitaris
214. Made Nurdianta – Musisi
215. Mega Nandha – Musisi
216. Ghigox – Vokalis, Musisi otodidak, penulis lagu
217. Bayu Krisna – Musisi, Penata Musik, Manajer Band
218. Wayan Cetu – Musisi, Manajer Band
219. Adi Hydrant – Musisi, Penulis Lagu, Penulis Lagu
220. Copok (The Bullhead) – Penyanyi, Musisi, Penulis Lagu
221. Novafuxnbumz – drummer, penulis lagu
222. Bobby Kool (Superman Is Dead) – Musisi, Pencipta Lagu, Penata Musik
223. Eka Rock (Superman Is Dead) – Musisi, Pencipta Lagu, Penata Musik
224. Jemy (Devildice) – drums
225. Fahmi (Devildice) – trumpet
226. Remedy Waloni (The Trees & The Wild) – Musisi, penulis lagu
227. Alyuadi Febryansyah (Heals) – Musisi
228. Reza Arinal (Heals) – Musisi
229. Octavia Variana Lantang (Heals) – Musisi
230. Adi Reza (Heals) – Musisi
231. Muhammad Ramdhan (Heals) – Musisi
232. Andika Surya (Collapse) – Musisi
233. Dinarson Gandy (Ssslothhh) – Musisi
234. Reno Nismara – Penyanyi dan penulis lagu Crayola Eyes, co-founder kolektif musik Studiorama
235. Kendra Ahimsa – Gitaris dan penulis lagu Crayola Eyes, seniman visual, art director kolektif musik Studiorama
236. Bayu Andrianto – gitaris Crayola Eyes, penyanyi dan penulis lagu solo Vayuand
237. Fadli Adzani – Bassist Crayola Eyes, penulis musik Hai
238. Sawi Lieu – Kibordis Crayola Eyes dan Future Collective, penggiat kolektif musik Studiorama
239. Ferry Prakarsa – Drummer Crayola Eyes
240. Pramedya Nataprawira – manajer Crayola Eyes, pendiri media online Agordiclub.com
241. Bisma Karisma (Smash) – Penyanyi, Penulis lagu, Aktor, Penari
242. Fandi (agriculture) : musisi, penata musik, penulis
243. Edo Dias Raditya/Godplant – vokalis, penulis
244. Obi/KIEF, – gitaris, penata musik
245. Denny MR – Penulis, Pegiat Musik
246. Soleh Solihun – Komedian, Pecinta Musik
247. Erix (Endank Soekamti) – Musisi, Penulis Lagu, Pegiat Video
248. Aditya Dwi/KIEF, – bassist, penata musik
249. Hanifa Miryami (Dizzyhead) – musisi
250. Ricky Surya Virgana – Musisi, Komposer, Produser, Pengajar
251. Charita Utami – penyanyi, musisi, penulis lagu
252. Andra Budi Kurniawan (The Trees & The Wild) – Musisi, gitaris
253. Hertri nur pamungkas – musisi, pengajar music
254. Rio Baskara (Down For Life) – Musisi
255. Muhammad ‘Abdul’ Latief (Down For Life) – Musisi
256. Leliyani (Frau) – Penyanyi, Penulis Lagu, Musisi
257. Vincent (The Hydrant) – Gitaris
258. Christopher (The Hydrant) – Drummer
259. Marshello (The Hydrant) – Vokalis
260. Ferry Dermawan – Manager Band, Promotor Musik, Pelaku Usaha Restoran
261. Alvin Yunata – Musisi, Arsiparis Musik
262. David Tarigan – Musisi, Produser Musik, Arsiparis Musik
263. Ria Antika (Seruang) – Musisi, Pencipta Lagu
264. Ken Jenie (Jirapah) – Penyanyi, Musisi, Penulis Musik, Ilustrator Musik, DJ, Jurnalis
265. Mar Galo (Jirapah) – Musisi, Penata Musik, Produser, Ilustrator Musik, DJ, Penulis
266. Yudhistira Agato (Jirapah, Vague) – Penyanyi, Musisi, Penulis Musik, Penata Musik, Produser, Penulis/Jurnalis
267. Nico Gozali (Jirapah) – Musisi, Penata Musik, Graphic Desainer
268. Taufik Zulfiandra (-) – Penikmat musik
269. Nagabu (Unila) – Mahasiswa
270. Zikri Fadhilah / Riunglara (Degil Zine / Degil House) – Mahasiswa yg skripsian pake lagu ena.
271. Meme – Mahasisa
272. albertitus (albertitus) – musisi dan designer
273. Ben (akuaktor) – Aktor
274. Alvin Bahar (HAI) – Jurnalis
275. Kafiano (Lima creative communication) – Manager dan project manager
276. Firas (Rachun) – musisi
277. Rico (Taring Gajah / B.O.F Records) – Gitaris
278. Nur Fitrah Hidayat (Sir Lommar John) – Musisi, pengajar
279. Mean (UNPAB) – Mahasiswa
280. Faisallawass (Rhythme) – Bassis
281. Irfan Nasution (Aliansi Jurnalis Independen Bandung) – Freelance Journalist
282. bahtiar (EXCESS) – drummer – creativepreneur – mas mas metal biasa
283. Katon Adam Fitrianto (independen) – Mahasiswa
284. Bayu (oscuridad) – staff it
285. Anton/gondrong (Pecinta musik) – Barista
286. Sarira (Universitas Diponegoro) – Mahasiswa
287. Muhammad Vareza (Sirati Dharma Band) – Musician
288. Kautsar (Jc bicycle 48) – Mekanik
289. Labo (Seringai) – Teknisi Drum & Merchandise Production
290. Mutia Choirunnisa (UPI) – Mahasiswa
291. Edau sinam bela (Ukmbs musik darmajaya) – Mahasiswa
292. Nindo (Susi Air) – Engineer Pesawat
293. Willing (@Sandekalafolkproject @terasarastabandproject @alkaloid.madiunpromoted) – Karyawan swasta, penggiat musik
294. Angga Hary / Pigcuts (tanpa nama) – Desainer Grafis
295. obeshitas (individu (penikmat musik) / pelaku) – mahasiswa
296. Rasti Sryantoro (Sofar Sounds Jakarta) – Music Business Manager
297. Djarwo (Kreta Commuter Indonesia) – Masinis
298. Zain (Gold Buffalo) – Musisi
299. Raditya Imawan (SOLO KARIR) – Digital Marketing
300. Indra7 (Jakarta Techno Militia/Beergembira) – DJ, Producer
301. Syifa Kumis (Socialska/Matahari Rudeska Rainytown) – Musisi
302. Iky Maulana (War For Wolf) – Vokalis/Song writer
303. tankmary (Wars) – PEGAWAI BANK
304. Mumu (Choco Pasta) – Penulis lagu
305. Dwivetable dan Tigabelasss (Sickest Boys Podcast) – Podcasters
306. Jefa Zakaria (Penikmat Musik) – Frelance Designer
307. AndriYoga (aksalena, kedai pemalas) – karyawan
308. tubagus/ody breng (Veskaria) – Vokalis dan Trumpetis
309. Oces Rachmat (Carnivored) – Drummer
310. Bima Erinanda (Outsider) – Karyawan Swasta
311. Rachmad Januari (Meet The Legend Band) – Musisi, Bassist
312. Frankissme (Frankissme) – Wiraswasta
313. aldi (great dream society band) – musisi
314. Firzan Aulia (Indimie) – Designer
315. arys wisnoe sheehan (Hardisk Band) – Musisi,Wiraswata
316. Penikmat musik (Individu) – Murid
317. Rehan (Pecinta Musik Tengah Malam) – Barista
318. Sn (Guru) – Guru
319. Pande Diatmika (The Jasmine Of Astoria) – Pegawai Swasta
320. Sani (Jeruji) – Drummer
321. Dzikri Anggara (Pabrik Kata) – Penyanyi, penulis lagu, penata musik
322. Bachtiyar (Sepontikustik) – Buruh panggung
323. Egi (Ubhara surabaya) – Mahasiswa
324. Rise (Kemenperin) – ASN
325. mangder (komunitas seni Lawang Jagat) – pelaku seni
326. Adip – Mahasiswa
327. Agung Tri Wahono (Ikatan Band Mahasiswa) – Mahasiswa
328. Vicky Fristh (Blowjob / The Chuck Roller) – Drummer
329. Novita – Karyawan swasta
330. Haryudi Rahman (Musik-Musik Etnik Indonesia) – Musisi
331. Miftah Bravenda (Solo Artist) – Produser, Musisi.
332. Richie (Batamang Blues) – Guitarist
333. Reza Ryan (I know You Well Miss Clara) – Musisi
334. Aiq (Aiq) – Designer
335. Dimas Valerian (Valerian (Surabaya)) – Musisi dan pekerja media
336. Dhyas (Personal) – IT
337. Reza (Articular) – Musisi

338. Agung (Jangkis) – pelajar
339. Erry (@ruang_seni11) – Freelancer Design graphic
340. eping (polinema) – mahasiswa
341. Vikri Rasta (Vikri) – Musisi / komika
342. Lij Imam Nurrokhman (acarakita.net) – pemilik acarakita.net
343. Nur Wachid (FLKNB) – Mahasiswa
344. Rizky Maulana (Founder Rebel Music Attitude & Manager Detected overall) – Band manager
345. Fandy DFMC (Agrikulture / Kripik Peudeus) – Music Enthusiasts
346. Razhaq (4.20 Society Pekanbaru) – Mahasiswa
347. ghomblus (sound of glory) – buruh tani
348. gomblust (sound of glory) – buruh tani
349. yogi (termos) – gojek
350. ajis (pemuda sinarmas) – cassette jockey
351. Dita (Kpopers) – Karyawan swasta
352. Arman kumaidi (Hardcore surabaya) – Drummer
353. Thyo La’lang (Pustaka jalan) – Mahasiswa
354. blewer (barroom hero) – musisi kelas pekerja
355. M shawn (Gawil suck) – Soundman
356. Eja kadal (Chickenpoop) – Musisi
357. M shawn (Gawil suck) – Soundman
358. Kudeta Tanpa Irama (KTI) – Management Band
359. Khadri (Hollowlife) – Pengusaha
360. bacil (pesawat kertas) – pengamen
361. praditya indra (hailjohn) – stage photographer
362. Ilham achmedya zella (Fatamorgana) – Penikmat musik
363. Eggy Dwi Prasetyo (Kelastjbarat) – Fotografer
364. Fajar Anwar/ Ajanggaruks (Owl Jams) – Gitaris, Guru
365. Rio (Sampah Domestik) – Musisi, Penikmat Musik, Pengamat musik
366. Fariz Al Wafi (UKM Music Generations Poliban) – Mahasiswa
367. okvin moreno (Underdog band) – Drummer, penulis lagu
368. CaturHD (cretscii guitars) – Luthier
369. Borock N Roll band beserta kru yang bertugas (Borock N Roll) – Grup musik
370. Sukma (Sanggar salaka arum) – Pengajar*pelaku seni
371. Qichung (College Looser) – Musisi
372. Abeng kris (BataMusik) – Penikmat musik – Founder BataMusik Magz
373. Christabel Annora (Christabel Annora) – Musisi, Solois, Dosen
374. Diazrai Vergiawan (Rakau) – Penulis lagu , Gitaris
375. Reza (Simpang4streetcolony) – Buruh
376. Artahsasta Prasetyo Santoso (Fakultas Hukum Universitas Indonesia) – Mahasiswa
377. Ginanjar (Bandis) – Mahasiswa
378. Ginanjar (Bandis) – Mahasiswa
379. Disiden (DREAMERBOYS) – Musisi
380. Ginanjar (Daniela Riyadi) – Mahasiswa
381. Rasvan (Rasvan Aoki) – Musisi
382. Moch. Indra Wijaya (CJXYZM) – Penikmat Musik
383. Eva Agustin (Eva Agustin) – karyawan
384. Satria Perdana (Kolase.com) – Karyawan Swasta/Fotografer/Writer
385. M.G. Windu Saskara (M.G. Windu Saskara | Universitas Indonesia | Elanvital Records) – Akademisi | Produser Musik | Musisi
386. Aldy Nugraha Noor Maasir (Krontjongers Indonesia) – Pekerja Seni Serabutan
387. Syawal (Saywall) – Mahasiswa
388. Choirul umam (Tiwul brass woodwind) – Musisi
389. Ivulpull (Penikmat Musik) – Karyawan Swasta
390. Sungging Jaladri (Paguyuban Pengajar Pinggir Sungai Code Yogyakarta) – Pekerja Desain Fulltime
391. Damar Adi (Scizorz Barbershop, ObsesifxKompulsif Band) – Business Owner, Musician
392. Bayu Jamalullael (Pribadi) – Pelajar
393. Antokov (Intenna) – Gitaris
394. Aris Setyawan (Auretté and The Polska Seeking Carnival) – musisi, drummer, penulis lirik, penulis/jurnalis musik, peneliti musik, etnomusikolog.
395. Jolt Kiryu (Jolt Kiryu) – Musik
396. Apip (Soundofnature) – seniman
397. Yani (Justmine band) – swasta
398. titing (sk8team) – karyawan swasta
399. Alfian amidhan akbar (Pecinta musik indie) – Karyawan bank
400. Ully (Balana riot city) – Pelajar
401. Rifqi/Benjol (diri sendiri) – buruh
402. Septa Feryan (BarbershopBali) – Barberman
403. Alfi bellamy (Pecinta musik) – Seniman amatir
404. Sofyan Maulana (Perpustakaan jalanan Ajibarang) – Karyawan Swasta
405. Phy D Phay (Malang Hiphop Allstar) – Aparatur Sipil Negara
406. Bagas (Kinnara Musik & Sound Management) – Sound Engineer
407. Raduvan / sam putaw (Independent) – Aktivis independent
408. Helmi/Helmi Kuntoro (Universitas Gunadarma) – Mahasiswa
409. Dimas (Saya sendiri) – Barista & Musisi Kost
410. Dannialy (Delta) – Wirausaha
411. omok (independent) – Karyawan Swasta
412. Rey (Kelompok Penerbang Roket) – Musisi
413. Firmansyah (The gigit) – Buruh
414. Hotma Roni Simamora (Float) – Musisi, Penyanyi, Penulis Lagu
415. David (Float , AreYouAlone?) – Gitaris
416. Nogu Manogi (Pojok Seni) – Musisi, penggiat pergerakan, Sastrawan akademik
417. Awan (Individu) – Mahasiswa
418. Violina Angeline (Pencinta musik) – Wirausaha
419. Njes (Death process) – Sound men
420. Dely Winstead / Fadly (The Secrets Between) – Pencipta lagu / Gitaris
421. Nugi (Bayusvara Sound System) – Sales Penyewaan Alat
422. Galang wahyu (BATURETNO MURAL SQUAD) – Seniman
423. Aldi Yamin (Murphy Radio) – Bass Player
424. Edot (DXW) – mahasiswa
425. Panda (SAD) – Musisi, Guitarist
426. Aji (Pencinta musik) – Pegawai bumn
427. prama (prama) – gitaris
428. savira (univ muhammdiyah jakarta) – mahasiswa
429. barri (hore music entertainment surabaya) – manager
430. Botavara (Forum Musik Fisipol) – PNS
431. Arlief (Awareness) – Musisi
432. Ade (Lembaga seni mahasiswa/ukm) – Mahasiswa
433. Ryan rosfian (Zeal) – Musisi
434. Rino febrinando (Painan melodic rawk in punk) – Musisi

435. Oky Pramudita/Oky Chux (Trinity) – DJ, Song Writer
436. Yudi (Warga Jakarta selatan) – Pedagang
437. SMX (Santri) – Mahasiswa
438. Harliani/ Lia (-) – Guru
439. Ebizulqarnain (Achterna, Chimney) – Chef, pemusik, penikmat musik
440. Iqbal Adhitya prakoso (Iqbal Adhitya prakoso) – Mahasiswa
441. Riqar Manaba (Indielogis) – Musisi
442. Marco priyo hutomo (-) – Kontraktor
443. Satriya (Livvy Band) – Musisi
444. Tom Outcast (Social Outcast) – Musisi
445. Jeko (-) – Mahasiswa
446. Rzk Sptr (Penikmat musik) – Pemusik
447. Dewi samawati (SMKN 18 JAKARTA) – Pelajar
448. Demil (Ikonic) – Pelajar
449. Nadia Yustina (Amity Asia Agency) – Booking Agency
450. Anugrah (Skip) – Peneduh kopi, pekerja kelas teri
451. Binsar H. Tobing (Float, Costaroy) – pekerja seni
452. Richardus Sapta (eric) (Laloe kustik band) – Musisi, Guitarist
453. Manti (Mild) – Penggiat Budaya
454. Rizky Jarman (Penggemar & Pecinta Musik) – Analis Kimia
455. Herpit (-) – Ofice boy
456. Ferdi/Antipeluru (Manado movement/bulletproof records) – Illustrator/pegawai band/pengangguran
457. Jay Afrisando (Jay Afrisando/Jay & Gatra Wardaya) – Komposer Musik & Seniman Bunyi
458. Arya Rinaldo (Quantone Music) – DJ, music tech professional
459. Wilson pratama/Wilson (Jmf) – Mahasiswa
460. Izhhar A. R (Minor of Majority) – Pekerja musik
461. Reza Ahmad (Acromatica) – Pecinta musik
462. Jack androw (Marsose art) – Seniman
463. Jerri (Blackteeth) – Musisi
464. Said Satriyo (Black Teeth) – Musisi
465. Tika (Isi) – Mahasiswa
466. Rukmanto Yanto/hisapkarbon (Independent) – Programmer dan penikmat musik
467. Arik Dwijaya (Narrow Minded Band) – Guitarist & keyboardist
468. Diki Satya (Diki Satya & Rekan) – Content Producer – Musisi
469. Joshua (Atmajaya) – Mahasiswa
470. Louis Martin (Green squad) – Mahasiswa
471. Boby (Cozy Street Corner) – Musisi, Graphic Designer
472. Pandapotan (Temaram setengah toejoe) – Musisi
473. Risky Summerbee (Risky Summerbee & the Honythief) – Musisi / Peneliti
474. Dia Velma Utara (ART Jakarta) – Penikmat musik, pendengar radio, pelaku seni
475. Oki Fadhlan (JASAD) – Drummer
476. Arik dwijaya (Narrow Minded Band) – Guitarist & Keyboardist
477. Deden Hidayatullah (Senin pagi) – Kelas Pekerja / Trombone Player “@seninpagiska

478. Rene Doenggio (Uprising) – Record Label Manager
479. Anak Senie (anak senie) – content creator music
480. Ari Afriansyah (Crossroad Indonesia) – Music Journalist / Event Staff
481. Nanmedusa (Ballad For Romantic) – swasta
482. Sintha Sinurat (-) – Swasta
483. Lukman (lukman) – karyawan
484. Duta Pamungkas (MarcoMarche) – Singer songwriter / musisi
485. Gerombolan Woyo (Jejeboy) – musisi
486. Ardhana Arya/Jarwo (Rvndwn) – Penulis lagu/drummer
487. Rauda Alessa Hendarman (ZACS) – Designer
488. Mohamad Anindityo Santoso (UNNA (Band)) – Wiraswasta & Pelaku Seni
489. Riva (Empat Belas Kolektif) – Illustrator
490. Jhon Koko (Outsider) – Mahasiswa
491. Kiat Istiqamah (Otakotorrecords) – Musisi
492. Yahya Abimanyu (rockhouse & bintarock) – penulis lagu, penyanyi, story teller
493. Jhon Koko (Outsider) – Mahasiswa
494. Putu Kurniawan Adi Krisna (White Rose) – Pemain Musik
495. Terserah Saya (After rhythm) – Musisi jalanan
496. Amadhea Sync (The SYNC) – Musician
497. Zt Ank (482 dirty town) – Rapper/Tattoo artist
498. Billy Surya Dilaga (Billy Surya Dilaga) – Musisi
499. Muhammad Adi Nur Sahid (OVER LAST DAY skatepunk & SUCKDAY PUNKROCK) – Drummer
500. Shidqisajid (vandlehaus/ex groundedjkt) – musisi/mahasiswa
501. Fuad Arafat (SANGDIPA (Sanggar Dipanegara) STMIK Dipanegara) – Mahasiswa
502. Bintang (Bloodsucker) – Swasta
503. Ronald Hutasuhut – Musisi, komposer dan arranger
504. Iyas (Suzuran) – Panglima perang
505. Reza (Torpedoest/MRH Studio) – Audio Engineer, Antropolog, Musisi
506. Azhe (Toddy Kings) – Peneliti Hukum dan Musisi
507. Yogi (Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya) – Mahasiswa
508. Yuma Maulana (Stoner Rock) – Karyawan Swasta & Penikmat musik Rock
509. Esha (Asosiasi Mas – Mas Engineer Ramah (AMMER)) – Engineer
510. Noismortem (noismortem) – music producer
511. Ridho (Independen) – Musisin Rumahan
512. Bryan (Downward spiral) – Mahasiswa
513. Hibatuulah Rashif (88) – Mahasiswa/Desainer Grafis
514. Febryan Sahrur Ramadhan – mencari uang halal
515. Danang (sarden) – mahasiswa
516. Satria – dr
517. Den Indra (STink) – penikmat musik
518. Aransa (mueeza cigars) – mahasiswa
519. Freds (IDE*EGO) – FO
520. Aha – Pelajar
521. Birudalam (Hastel) – Pegiat Industri Musik
522. Dwi Raka Bagus (syudut pandang) – musisi
523. Tama (alright) – creative director
524. Indri Kalap (kalap) – musisi
525. Doni Baraka Alias Cupeng – PEGAWAI SWASTA
526. Arief Muliawan (SIKAT!) – Praktisi Musik
527. Anggapsp (Keshir) – Mahasiswa/Bassist
528. Jajis Efendi (bip) – karyawan swasta
529. Rijkyputra (PEGASUS) – Mahasiswa
530. Azizul Hakim (Daughterdel society) – Pemusik
531. Adhit (Liberamus) – Agen dan musisi
532. El-Roi (ElRoiMAD) – Mahasiswa, Penulis, Illustrator
533. Yogi Fachri (Komunitas Kalimetro) – Pekerja Media
534. Faiz Alfaresi (rekah & around) – Penyanyi, Penulis Lagu
535. Petot (Sirpat) – Gitaris
536. Teguh Subrata/ Ugett Brata (YHF (Pop Punk)) – Penikmat Musik, Penulis, Bassist.
537. Nando (Independen) – Penikmat musik
538. Teguh Subrata ((Ugett Brata)) – Bassist dan Penikmat Musik.
539. Masaqin (Pemerhati Punk) – Mahasiswa Berprestasi
540. Azam – frelancer
541. Muhamad Edi Sutanto (SINDIKAT BUDI SATU BERSATU) – wiraswasta
542. Fadla (Sibukota record) – Fotografer
543. Andre Lubis (Tengah by STBD) – Pendengar Musik
544. Ru (AMORAL) – Mahasiswa
545. Yudhi Satrio (iVideosmart) – Web Developer
546. Patrick Manurung (Sekolah Tenera (Bengkulu Utara)) – Pengelola
547. Haekal Rais (tidak ada) – mahasiswa
548. Dandi (penikmat musik) – mahasiswa
549. Andri Gulnas (ontarget) – musisi
550. Citra Kirana – penggiat
551. Komang Adhyatma (Puti Chitara Management) – Manager Musisi
552. Mada (Pasukan Mati) – Karyawan
553. Gil (pendengar musik kreatif xd) – mahasiswa
554. Roby “Oby” Cahya Purnama (Ex Drummer Dissecting / Metamorphic) – Musisi
555. Doan – Writter
556. Guntur Syahputra (Insurgent Army 91) – Mahasiswa
557. Pajar Aditia – Pekerja
558. Dwi Sakti (Insurgent Army) – Event Organizer
559. Kori (Kuli Masyarakat) – Kuli Masyarakat
560. Lupi (Rhetoric States) – Pegawai Sambilan
561. Fathan (tidak ada) – Buruh Serabutan
562. Basit Badri Akbar (Tolak RUU Permusikan) – Freelance
563. James (independent) – videographer
564. Bima (MERONTA) – Musisi dan Pegawai BUMN
565. Svcks (dbteam) – Videografer
566. Falah Ariq Karenda (-) – Pegawai Swasta
567. Febrry (Elkarmoya) – sound engineer
568. Yoggi (listener) – music for life
569. Victor Simatupang (cashlez) – karyawan swasta
570. Jalu (kamar jalu) – musisi
571. Allen (SKW) – IT
572. Jekosama (gremory band) – mahasiswa/pemusik
573. Yudhis (-) – Karyawan Swasta/Musisi
574. Kiky (perorangan) – mahasiswa
575. Berryl (Budihouse) – Mahasiswa
576. Riko Wibowo (thirteen) – musisi
577. Falah Ariq Karenda (EMO) – Karyawan Sawasta
578. Agung Satria (Rusaliar HC) – Pekerja Harian Lepas
579. Ariq Asykarulloh – mahasiwa
580. Galih/Aseng (band bubar) – jurnalis
581. Gumilar (earthshaker_deathmetal) – graphic designer
582. Gaungsssssss (ultra) – JUALAN
583. Kajhex (Intracerebral Hemorrhage) – Gitaris
584. Fachrul Rizky (Wahana Records) – Guitarist
585. Fitroni A. Ramadhan/Oni (Fame Music Merch) – Penikmat musik, band merch retailer
586. Innos (NOISEBRUT / WAFT-LAB) – Experimentalist
587. Tommy Langgeng Abimanyu (IPB) – Mahasiswa
588. Titok Krismantaka (Kemisan – Universitas Kristen Satya Wacana) – Illustrator
589. Pacil (Ruang Ruang) – Event Organizer
590. Yohan Ardhika (Independen) – Wiraswasta
591. R. Wiryawan Surya Kusuma (TIKAM) – Drummer
592. Muhammad Zakaria (Institut Teknologi Bandung) – Mahasiswa S2
593. Rio Pogo (Time Bomb and The Gangs) – seniman
594. Fachri (MFD) – Mahasiswa
595. Sandy Seng (N/A) – Musisi, Pecinta Musik
596. Tian (tribun jabar) – markom
597. Edi Pramono (Edi) – Tukang gendang
598. Valdi Fahrizi (Shadowplay) – Penyanyi, Musisi, Penulis Lagu
599. Dwi Restu (Penikmat musik) – Mahasiswa
600. Joelius Kierby (Step+) – Karyawan
601. Agung Wicaksana (Pribadi) – Pegawai Swasta
602. Xena (tamaxgrind) – vokais
603. Bramantyo Brata (Golf Yard) – Mahasiswa
604. Dani Minoritas (Minoritas) – Pelajar
605. Ibey (Remmember us) – Musisi
606. Awan Pamungkas (A.S.U , Popmisspoke) – Musisi
607. Hapis (Garside) – Mahasiswa/Musisi
608. Donny (Dask&Partners) – Event Organizer
609. Mike (Keos) – IT dan Band
610. Rizma Sirwantoro (Mahasiswa Desain Surabaya) – Desainer
611. Frank Pattinasarany (5Petani) – Mahasiswa, Musisi
612. Ais (TimeKeep) – Penata Musik / Drummer
613. Wawa (Jeera) – Graphic Designer
614. Tyo (Seni Musik Universitas Pasundan) – Radio Crew
615. Aldino Putra Inando (SMANS) – Gitaris Amatir Band Pelajar
616. Dedi – Wirausaha
617. Vebtian (Eternate) – Gitaris
618. Danieldst (Destroyer band) – pemusik
619. Bagir (Sekolah) – Pengajar dan Desainer Grafis
620. Dimas Dritt (Skärmartyr) – Pekerja Swasta/Musisi/Music Writer
621. Fajar – belum menikah
622. Dika Andrian Hermawan A.K.A Kodk – Buruh pabrik

623. Dika Andrian Hermawan A.K.A Kodk – Buruh pabrik
624. Pandu (Rockin All) – Band Player.
625. Dozzy (Helliost) – Musisi
626. Reeko Ritonga – Photographer
627. Risqi Novan A (Pemuda Lokal Desa Pepelegi) – Driver Ojek Online
628. Luthfan (Kojan fams) – Mahasiswa
629. Juant “Murphys” (Error Distortion celticpunkrock) – Musisi otodidak
630. Bibin/Kubil (muruhmuy jeubred) – –
631. Odi (Marbot (band)) – Musisi/Jobless
632. @_Renjana (penikmat musij) – perawat
633. Satrio Janthono / Tyok (Family Error Punk Rock) – Mahasiswa
634. Adrian Hilman – Karyawan
635. Gusti Enda (sindikat milenial) – penggiat seni
636. Septian D. Prasetya (Alaskan Minority, Rainy Afternoons) – Musisi
637. Andyka Priambada (Acroveina Band & Hotelier) – Gitaris, Penikmat dan Penggiat Musik
638. Dimas Yudhistira Wiratama (Red Dj School) – Dj/Music Producer/musician
639. Farid Amriansyah (Rimauman Music) – Independent Record Label/Music Journalist
640. Ilham Maulana (Bonek mania) – Mahasiswa
641. Freykarensa/Padjs (Kamar Imaginasi) – Bedroom Producer
642. @Albertmedwin (Penikmat Musik) – Digital Enthusiast
643. Donni Septian (Penikmat nada) – Marketing
644. Zulkarnain (Penikmat Musik,) – Publisher
645. Adnan/Boenan (Cilamaya Lads) – Buruh
646. Angga Badilz (HMGNC & Beside) – Band Manager, Publisis Musik
647. Dodi Al Dhidot (ketapang skate kuy) – karyawan swasta
648. Vicky Kumar (ROOTS (tim Mushank Pro)) – Crew Band
649. Fikri (Boatramp) – Musisi baru tidak bersertifikat
650. Psychonautic.S (Kampung sawah Bersatu – Bekasi) – Penulis lagu/puisi/syair
651. Emil Pribadi Esa (Freelancer / semi-retired) – Wiraswasta
652. Lisa (Pribadi) – Fashion Design
653. Prasetyo (NTHREEP Band) – mahasiswa
654. Berto (Sabi) – Vokalis
655. Muh Rizhan (none) – Mahasiswa
656. Chabul (ECBU) – Business man
657. Dede (Broken Distortion) – Gak punya profesi
658. Anyar Kwt (minatory bali) – pemikir
659. Reza Round (Round Vector cloth) – Designer
660. Ardimas Saputra (Individu) – Drafter
661. Agung Nuga (Genk susah sadar) – supir vespa
662. Roman13Norman (REBELLION ROSE BAND) – Musisi tanpa Sertifikat
663. Putra Raditia (Astori Coffee) – Jurnalis
664. Je Nal (Nippsea paint indonesia) – Karyawan swasta
665. Vale (Friday vibes) – Musisi
666. Devon Thomas Saputra (Independen) – Buruh
667. Natanael Sepaya (Whitenoir) – Tim Kreatif KLY
668. Radhityo Budi Nugroho (Tuban revolution) – musisi
669. Rahiang Mandapa Wk / Mong (Kumpulan lawan RUUP) – Pelaku musik
670. Rahiang Mandapa Wk / Mong (Kelompok lawan RUUP) – Pelaku musik
671. Taufik Setiawan (universitas lampung) – Mahasiswa
672. Bili Grandbill (Dophamind / Komunitas Indie Blitar) – Musisi
673. Bani – penikmat dan pelaku musik
674. Anggat – Wirausaha
675. Badisboy (East borneo hardcore) – Musisi
676. Mochammad Adhim – Mahasiswa
677. Aya Gw (Pincha, Nyanya, Aya GW) – Produser, Musisi, Penulis Lagu
678. Wandi (SMA YPK 1 BIAK) – Guru
679. Ketut Aditia Irawan – pelajar
680. Joplin (Scarlet) – Gitaris/Vocalist
681. Deo (Unstoppable band) – Pelajar
682. Rifki Al Ghghifa (Badot) – Pelajar
683. Yogha Balinese (outSIDers Bali) – Pengangguran
684. Anggun Christinel (Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta) – Pelajar
685. Joe Tumbelaka (Penikmat Musik) – Dulu Penyaji Sekarang Hanya Penikmat
686. Rain Ratundima (PERWASUS) – Mahasiswa
687. Angga – pelajar
688. Gigih Galang Cita/Gilang (metalcorporatikn.blogspot.com) – Karyawan
689. Juhe (Sekseloid) – Musisi
690. Lil Han (Kelompok musik) – Suka melukis
691. Qewprotest (Sasmitha) – Penulis, Vocalist
692. Daniel Dhirajati (KLIF) – Mahasiswa/Crew dari KLIF
693. Fido – Pelajar
694. Rizki Ramadhan Fauzi (Mediazine) – Mahasiswa
695. Agung / Toto (Kresnaku) – Musisi
696. Markow (pemuda karang taruna sukatani rw 6 rt 9, kecamatan balong endah) – tukang sawah
697. Sefian (SMA NEGERI 1 DRAMAGA) – Pelajar
698. Ahmad Finchy (Reaktif!) – Videografer
699. Ricko (bekaps brotherhood) – tambal ban
700. Pan (Forum Gitaris Cilegon) – Musisi & Instruktur Musik
701. Janter (Sneak/Bandal/Rarart House) – Musisi, Event Organizer

702. Dedy Djan Pradana (DPRD Kota Makassar) – Staff DPRD Kota Makassar
703. Indra (ToD) – Manager
704. Ignatius Tegar Setyaji (Orkes Keroncong Mangestoni) – Mahasiswa
705. Rudy (ARRT) – Buruh Korporat
706. Hendrix Cr (CONSCIENCE REVOLT BAND) – BURUH KERJA SWASTA & NGEBAND
707. Inno Lalaun (GHF) – musisi
708. Anin – IT Sales Consultant & HC Kid
709. Akha Surya (Riversea) – E-Preneur
710. Umar (rendermenstudio) – musisi/produser musik
711. Vitra Prawira (Kelinci Pohon) – Gitaris, Vocalist, Penulis Lagu
712. Eka (Batam Musik Orkes Balada dan Teman-teman) – Tenaga Pendidik
713. Syarif/ Weww – mahasiswa
714. Dicko/Om Chenk (Carburator Input /berdanskaria) – Musisi
715. Moh. Bardi (Bandit) – Pecinta musik
716. Yoyok Prasetyo (RBM – Republik Borneo Management – LPKR KALTIM – LAP2K Kaltim) – Home production – Eo – Jurnalisme
717. Robhi Sanjaya (RobhiTranzad Tv Youtube Channel) – Programmer & Content Creator Youtube
718. Pandu (Helaran kesenian bogor) – Karyawan swasta
719. Ahmad Mubarok (Institut Pertanian Bogor) – Mahasiswa
720. Uganyvia Sabrina – mahasiswa
721. Tedy Adit Frianto (The Broken Son) – Pecinta Musik
722. Rachman (Crossroad.id) – Pekerja Media
723. Iswahyudi (Genderang Pinggang FD) – Musisi Tradisonal
724. Ryanrute666 (Metal Ranto) – Musisi
725. Aldy (Universitas Pasundan) – Mahasiswa
726. Brudin – Mahasiswa